Postingan

Mempertanyakan Kembali Kemerdekaan Kita

Gambar
Tujuh belas Agustus tahun ’45 Itulah hari kemerdekaan kita Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya bangsa Indonesia Merdeka... Sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih dikandung badan Kita tetap setia tetap sedia Mempertahankan Indonesia Kita tetap setia tetap sedia Membela negara kita Ingatkah kita dengan lirik di atas? Lirik inilah yang akhirnya menjadi sebuah lagu perjuangan nasional dan secara gamblang telah menggambarkan bagaimana bangsa ini bersuka cita terhadap kemerdekaannya. Lagu ini pula yang menginsipirasi bangsa ini tuk terus bangkit menggapai mimpi-mimpi besarnya. Mimpi-mimpi yang dibangun setelah bangsa ini terlelap di atas permadani penindasan. Mimpi yang selama ini dibangun seiring dengan desah nafas para pejuang yang tersengal-sengal. Mimpi yang tak akan pernah berujung. Mimpi tuk membangun Indonesia yang lebih baik dan bermartabat. Kini, bangsa ini telah memasuki usia 65 tahun, usia yang tidak muda lagi untuk ukuran sebuah negara. 65 tahun telah Indonesi...

Memanusiakan UAN

Gambar
Kembali lagi, Ujian Akhir Nasional (UAN) menjadi sorotan publik. Kebijakan pelaksanaan UAN hingga rencana pemerintah memajukan waktu pelaksanaannya kembali menuai kecaman dari beberapa pihak. Alhasil, sejumlah pihak mencoba mengadukan permasalahan ini pada Mahkamah Agung (MA) yang kemudian dijawab oleh MA dengan jawaban yang abu-abu. Dan sepertinya pemerintah masih tetap pada kebijakannya dengan melaksanakan UAN. UAN memang penuh kontroversi. Diakui ataupun tidak metode evaluasi hasil pendidikan (baca: UAN) terbukti masih jauh dari sempurna. Jika kita mengkaji lebih dalam maka kita akan menemukan tiga faktor yang menunjukkan bobroknya sistem pendidikan Indonesia dengan UAN sebagai metode evaluasinya. Pertama, UAN hanya dijadikan satu-satunya faktor penentu hasil pendidikan yang kemudian kita sebut dengan kelulusan. Bayangkan, bagaimana jadinya jika proses pendidikan yang lama (enam tahun untuk SD dan tiga tahun untuk SMP dan SMA) hanya ditentukan dalam UAN yang tak lebih dari satu pe...

Masjid Kampus Sebagai Miniatur Masyarakat Islami

Gambar
Dalam sejarah Islam, masjid memiliki posisi sangat vital. Masjid tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah semata. Masjid bukan hanya sebuah bangunan tempat dimana umat Islam melakukan shalat, zikir, membaca al Qur’an, i’tikaf. Masjid ternyata lebih difungsikan untuk membangun sebuah peradaban besar dunia. Di dalam masjid lah umat dibina, strategi dakwah disusun,dan permasalahan umat dipecahkan. Tak ayal, dalam sejarah, Rasul SAW melakukan dua hal besar sesampainya di Madinah dalam hijrahnya: mempersaudarakan Muhajirin dengan Anshar dan mendirikan Masjid yang kemudian dikenal sebagai Masjid Nabawi. Dari sini lah kita semua harus sepakat bahwa masjid adalah pusat seluruh aktivitas umat Islam. Kondisi dimana umat merasa masjid sebagai rumah pertama dan utamanya. Umat akan merasakan kerinduan yang amat sangat tatkala jauh dari masjid. Dari masjid lah umat Islam hidup dan mengabdi hingga akhirnya syahid menemui Sang Khaliq. Sejmentara itu, dalam konteks dakwah kekianian, masjid kampu...

Masih Layakkah LDK Untuk Diharapkan

Gambar
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) adalah harapan umat dan bangsa akan krisis kepemimpinan yang seakan tak berujung. LDK ada untuk meciptakan sejarah berupa solusi. Kebutuhan dan harapanlah yang telah melahirkan LDK. Namun, apa jadinya jika harapan itu disia-siakan oleh LDK. Saat ini LDK terus berkutat pada permasalah internalnya dan sepertinya akan masih terus berkutat di sana sementara umat sedang pada posisi dimana hampir tertutupnya semua pintu harapan. Banyak kalangan yang menilai saat ini lembaga dakwah kampus semakin kerdil. Perannya baik di pentas nasional maupun lokal dinilai sangat tidak signifikan. Yang lebih pedih adalah ketika keberadaan LDK dinilai sudah tidak akomodatif lagi saat ini. Ada dan tiada sepertinya sama saja. Padahal, tidaklah diciptakan LDK kecuali untuk menjadi besar dan menghasilkan karya-karya besar. Melihat kondisi saat ini sangat wajar ketika banyak orang semakin memandang skeptis peran lembaga dakwah kampus. Realita problematika umat dan bangsa yang semakin ...

Komunikasi Dua Arah

Gambar
Inti dari sebuah komunikasi adalah bagaimana sebuah informasi dapat tersampaikan dengan baik. Ini adalah sebuah keniscayaan bagi kita dalam berkomunikasi baik komunikasi satu maupun dua arah. Jjadi, kapasitas kita dalam berkomunikasi akan mempengaruhi apakah sebuah informasi yang akan kita sampaikan itu dapat diterima ataukah tidak. Dalam komunikasi satu arah, kita harus dapat memukau audiance kita agar informasi itu mudah diterima. Ini dikarenakan audience akan terlebih dahulu memperhatikan penampilan dan gaya bicara kita sebelum memperhatikan isi dari pembicaraan kita. mau tidak mau ini yang harus dikuasi dengan baik kita. Di sisi lain, komunikasi dua arah lebih merupakan komunikasi hati dan emosi. butuh kemampuan lebih ketimbang komunikasi searah. Kita harus mampu menguasai hati kita agar komunikasi kita seperti komunikasi dan suara hati. Oleh karena itu, dibutuhkanlah kemampuan untuk mengkomunikasikan isi hati kita kepada objek yan sedang kita ajak bicara. butuh sebuah integrit...

Ketika Semua Sibuk (Sendiri)

Gambar
Hari ini kutertegun, mungkin seperti Italia dan Prancis yang harus angkat koper lebih dahulu di PD 2010: Kalah Telak! Banyak shahabat yang menanyakan kepadaku tentang workshop RdK yang dibubarkan sebelum acara itu dimulai. Alasannya sederhana: sepi pengunjung (baca: tidak ada, kecuali satu dua). Ah, ini baru satu kasus. Semakin sore perasaanku semakin beragam. Bangga, melihat adhek-adhek kecil ku di JS sangat semangat sekali (maaf, tidak sesuai EYD, tapi itulah faktanya) mengerjakan amanah-amanahnya. Tapi, (kita lanjutkan di paragraf selanjutnya ya) Ketika semua sibuk sendiri, seperti judul tulisan ini, aku gamang. Hari ini, kulihat beberapa beberapa PH yang punya kesibukan masing-masing, entah apa. Yang jelas mereka sibuk masing-masing. Hari ini, BKK JS dan BKK SKI punya hajatan besar: forga kaderisasi di Pantai Pandansari, Bantul. Hari ini, semua bidang punya hajatannya masing-masing. Media Center sibuk (sendiri-sendiri) membendel boulevard yang setumpuk itu. BSO Dosha sibuk (se...

Kembali Pada Rasulullah

Gambar
Kehidupan Rasulullah Saw memberikan kepada kita contoh-contoh mulia, baik sebagai pemuda Islam yang lurus perilakunya dan terpercaya di antara kaum dan juga kerabatnya, ataupun sebagai da’i kepada Allah dengan hikmah dan nasehat yang baik, yang mengerahkan segala kemampuan untuk menyampaikan risalahnya. Juga sebagai kepala negara yang mengatur segala urusan dengan cerdas dan bijaksana, sebagai suami teladan dan seorang ayah yang penuh kasih sayang, sebagai panglima perang ang mahir, sebagai negarawan yang pandai dan jujur, dan sebagai Muslim secara keseluruhan (kaffah) yang dapat melakukan secara imbang antara kewajiban beribadah kepada Allah dan bergaul dengan keluarga dan sahabatnya dengan baik. Begitu pentingnya pemahaman akan Sirah Nabi sebagai gambaran kehidupan paling utuh, dimana nilai-nilai Islam saat itu direalisasikan dan diperjuangkan, maka sepertinya kita harus kembali pada Rasulillah. Kita harus kembali membuka lembaran shirah Nabi dalam kehidupan kita sebagai seorang ...