Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tokoh dan Pemikirannya

Kajian Shirah Shahabat: Meneladani Generasi Awal

Gambar
Imam Malik rahimahuLlah pernah berkata: "Tidak akan pernah baik generasi akhir zaman ini, kecuali jika generasi akhir ini memperbaiki diri sebagaimana generasi awal memperbaiki diri." Ada 2 karakter utama yang melatarbelakangi mengapa generasi awal umat ini menjadi umat terbaik yang Allah keluarkan di tengah umat manusia keseluruhan. Karakter pertama generasi awal ialah ikhlas liLlahi ta'ala. Seluruh ibadah, niat, aktivitas, doa, harapan, takut, taat hanya ditujukan pada Allah semata. Ini ciri pertama, utama dan paling penting. Seperti 2 kisah Abu Bakr as Shiddiq, radhiyaLlahu 'anhu berikut. Dari Umar bin Khathab . Ia berkata, “ Rasulullah memerintahkan kami untuk bersedekah. Pada saat itu aku memiliki harta. Lalu aku berkata, ‘Hari ini aku akan dapat mendahului Abu Bakar. Lalu aku datang membawa separuh dari hartaku . Rasulullah  bertanya, ‘Tidakkah kau sisakan untuk keluargamu? ‘ Aku menjawab,’Aku telah menyisakan sebanyak ini.’ Lalu Abu Bakar d...

Hipotesa Kegagalan

Gambar
Sebagai peneliti senior sekaligus peneliti pertama dan terakhir di Appledore Lab, yang berada di otak saya yang kelewat imajinatif, saya merasa tertantang untuk melakukan penelitian. Sederhana saja. Penelitian kesekian saya ini berusaha untuk membuktikan atau bahkan mematahkan hipotesa saya.  Selama enam purnama atau setara dengan bilangan hari dimana Balotelli membutuhkan waktu untuk mencetak gol perdana di EPL bersama The Reds, penelitian ini dijalankan. Penelitian yang nampak sederhana di permukaan namun cadas di dalam ini akan mencari konklusi: butuh berapa kali kegagalan lagi bagi seseorang untuk tidak merasakan apa-apa di kegagalan selanjutnya. Nah, yang menjadi permasalahan selanjutnya adalah, tidak ada yang tulus ikhlas dan tidak sombong diri untuk rela menjadi kelinci percobaannya. Tidak ada sama sekali. Entahlah kenapa tidak ada yang berani merencanakan kegagalan. Padahal, dibalik resiko besar akan kegagalan terdapat dampak yang besar juga. High risk, high impa...

.......Namanya Arya

Gambar
Namanya Arya (nama sebenarnya). Lebih dari 7 tahun saya mengenal (kekemploan)-nya. Dan kesendirian yang selalu menemaninya.  Dia orang hebat, kawan. Se-7 tahunan bersahabat dengannya, saya hanya menemukan satu kekurangannya: tidak punya kelebihan. Hahaha, damai! Mengaku bonek, tapi hampir nangis, teriak-teriak ketakutan masuk rumah hantu Jatim Park 1. Padahal baru 5 meter masuk. Cih! Berimajinasi (baca: mengkhayal) adalah keahliannya. Selain membuat desain yang ciamik, tentunya. Padahal, nasihat saya tetap sama: menghayal itu adalah pekerjaan orang-orang gagal dan menyerah. Anyway, saya tidak sedang ingin mengupas tentang Arya. Tapi kalau ada al-ukh yang berminat, silakan PM saya. Siapa tahu, kalian cocok. *benerin sarung *siapin kopiah *makcomblang kasta brahmana mode on Saya sedang ingin menuliskan satu dari sekian (sangat) sedikit perdebatan kami yang bermutu. Eh, tapi ini bermutu tidak sih? Yang tak (akan) pernah selesai untuk disimpulkan. Tentang: "Pern...

InnaLlaha ma'ana: La Tahzan!

Gambar
Jika masalah yang anda hadapi tak terpecahkan, penderitaan yang anda alami menghimpit, dan muncul rasa putus asa di dalam hati, maka tunggulah jalan keluar. "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3) Tidak ada gembok yang tak bisa dibuka. Tidak ada simpul yang tak bisa dilepas. Tidak ada jarak yang jauh yang tak bisa didekatkan. Dan tidak ada yang hilang yang tidak bisa ditemukan. Dan, semua itu ada saatnya. Pilihan yang terbaik bagi seorang hamba adalah apa yang Allah pilihkan baginya. Sebab, Allah lebih mengetahui tentang pilihan itu daripada yang bersangkutan sendiri. Karena ketidakmampuannya seorang hamba, tidak tahu apa yang terjadi di balik tabir kegaiban. Pada dasarnya kebaikan itu dibungkus oleh hal-hal yang tak disukai. Kebahagiaan adalah bersikap yang sewajarnya, tidak menelan bayang-bayang, dan membuang semua kekhaw...

Aku, Kau, dan Sepatah Kata Cinta

Gambar
Aku, Kau, dan Sepatah Kata Cinta oleh: Adnan Dede Haris 1.    Saat tak seorang pun bisa diajak bicara. Aku terkadang bercerita pada segelas kopi, lalu menyeruput kesunyian dalam- dalam, menghirup pahit manis aroma kenangan.   2.    Hilangkan lelah kenangan tadi malam, seseorang bahkan masih terletih-letih di kamarnya. Lupa ia menyibakkan tirai airmata dan mematikan pelita rindu. Juga masih mabuk karena selintas senyummu dimimpinya lah penyebabnya.   3.    Dan bila ia telah lama jenuh menunggu, dan aku sudah lelah mencari, bagaimana kami kan kau pertemui?   4.    Perempuan adalah misteri, Mata perempuan saja sudah sedalam lautan, bayangkan sedalam apa hatinya.   5.    Ketika kau lihat dia sekarang, fikir jua lah dia seorang penghibur kesusahan, seorang yang tenang jiwa nya, seakan dia kau sangka tak punya beban hati. Tapi sebenarnya dia seorang pemenung, penghiba hati, bati...

Mendamaikan Masa Lalu

Gambar
#1 Aku mulai merasa iba pada diriku sendiri; sebab bertahun-tahun ceruk-ceruk kenangan hanya menyimpan kisah-kisah yang sama. #2 Ada orang-orang yang selalu harus berdebat dengan orang lain, kadang-kadang bahkan dengan diri dan kehidupan mereka sendiri. Karenanya mereka mulai menciptakan sebuah sandiwara di benak mereka dan menuliskan skenarionya berdasarkan perasaan frustasi mereka. #3 Aku mengagumimu. Dan aku mengagumi pertarungan yang kau lakukan dengan hatimu. #4 Aku menulis berlembar-lembar surat untukmu dan setiap kali membuka suratmu, aku khawatir kau mengatakan telah menemukan seseorang. #5 Menunggu. Ini pelajaran pertamaku mengenai cinta #6 Menunggu sangatlah menyakitkan. Melupakan amatlah menyakitkan. Namun tidak mengetahui apa yang harus dilakukan adalah perderitaan yang paling menyakitkan. #7 Namun saat ini, kata-kata tidak ada gunanya. Cinta hanya dapat ditemukan lewat tindakan mencintai. #8 Tidak, tidak, aku tidak bisa kembali. Aku harus m...

Man Jadda Wajada

Gambar
Dan nasib manusia siapa yang tahu. Allah yang meninggikan derajat hambaNya dan Dia sendiri pula yang berkehendak merendahkannya. Allah yang mengkayakan dan Allah pula yang memiskinkan. Di tanganNya lah segala kehendak diputuskan. Siapa sangka seorang Houtman Zainal Arifin, seorang Office Boy Citibank tanpa pernah kita duga akhirnya mencapai jabatan tertinggi di Indonesia: Vice President Citibank. Dan pensiun dengan posisi tersebut.  Allah Maha Kuasa atas takdir hambaNya. Dan di ujung hayatya, HZA dengan luar biasa hidup bersama 39 anak yatim di rumahnya. Masya Allah. Saat wafatnya pun beliau masih memberikan hikmah atau lebih tepatnya tamparan bagi kita yang selalu mengeluh pada kondisi dan takdir. Jadi, tetaplah bersyukur, berprasangka baik pada Tuhan. Dan dengan ikhtiar serta doa terbaik, tentunya. International Financial Centre, 24 Agustus 2013, 11:06 AM Sofiet Isa M. Setia Hati Sumber gambar: kotakmimpikita.wordpress.com